Kesan Ezra Walian Usai Latihan Perdana di Timnas Indonesia U-22

Meski baru pertama kali berlatih, pemain berusia 19 tahun itu kemungkinan besar diturunkan Luis Milla saat menjamu Myanmar.

Kesan Ezra Walian Usai Latihan Perdana di Timnas Indonesia U-22
KOMPAS/KRISTIANTO PURNOMO
Ezra Walian (kanan) berlatih bersama Timnas Indonesia U-22 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (20/3/2017). 

SUPERBALL.ID, BOGOR -- Ezra Walian akhirnya merasakan latihan bersama Timnas Indonesia U-22.

Ezra mengikuti latihan itu dalam persiapan membela Timnas Indonesia U-22 melawan Myanmar.

Pertandingan uji coba internasional FIFA itu akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (21/3/2017) pukul 16.00 WIB.

Bagaimana kesan Ezra setelah berlatih di bawah asuhan pelatih Luis Milla di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin (20/3/2017).

"Good training (latihan yang bagus)," jawab Ezra singkat saat ditanya soal kesannya mengikuti latihan, sebagaimana dikutip SuperBall.id dari Kompas.com. 

Striker Jong Ajax (Ajax II) tersebut memang memilih bungkam saat media peliput berusaha meminta komentar terkait latihan perdananya bersama timnas.

Pemain berdarah Manado itu cuma berlalu menuju bus, meskipun ditunggu banyak wartawan. 

Latihan ini merupakan yang pertama bagi Ezra.

Meski baru pertama kali berlatih, pemain berusia 19 tahun itu kemungkinan besar diturunkan Luis Milla saat menjamu Myanmar.

Keputusan Presiden (Keppres) tentang status kewarganegaraan Ezra Walian sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, 20 Maret 2017.

Baca Juga: BREAKING NEWS. Ezra Walian Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Baca Juga: Ezra Walian Sudah Gabung dan Berseragam Timnas Indonesia di Latihan Melawan Myanmar

Dalam salinan Keppres No 5/PWI Tahun 2017 yang diterima SuperBall.id itu, Presiden Jokowi memutuskan untuk mengabulkan permohonan kewarganegaraan Republik Indonesia atas nama Ezra Harm Ruud Walian, yang lahir di Amsterdam, 22 Oktober 1997.

Presiden Jokowi mengabulkan Ezra Walian menjadi WNI setelah memenuhi syarat dari Menteri Hukum dan HAM serta mendengar pertimbangan DPR.

Luis Milla sebelumnya secara blak-blakan mengakui bahwa tim membutuhkan jasa Ezra walian untuk menambah daya gedor pasukannya.

Pelatih asal Spanyol tersebut menilai Ezra cocok dengan sistem permainan yang akan dikembangkannya.

Luis Milla condong ke permainan tempo cepat, langsung menusuk jantung pertahanan lawan dengan serangan bertubi-tubi, dan siap dengan benteng pertahanan yang kokoh.

Untuk melancarkan gayanya itu, Luis Milla memiliki formasi favorit, yakni 4-3-3. 

Bukan Pemain Inti

Di Ajax II, Ezra bukanlah pemain inti yang selalu dimainkan sebagai starter.

Di klub divisi kedua kompetisi sepak bola Belanda (Eerste Divisie) itu, Ezra baru sembilan kali menjadi starter atau tampil dalam 16 dari 31 laga.

Baca Juga: Video Laga Terakhir Ezra Walian di Liga Belanda Sebelum Bergabung ke Timnas Indonesia U-22

Ezra baru mencetak satu gol untuk Ajax II di Eerste Divisie.

Ajax II kini berada di posisi kedua klasemen sementara Eerste Divisie dengan nilai 58, tertinggal 11 poin dari VVV Venlo.

Sebelum resmi menyandang status WNI, Ezra pernah memperkuat Belanda U-15, U-16, dan U-18. (*)

Ikuti kami di
Baca Juga
Penulis: null
Editor: Taufik Batubara
Sumber: kompas.com

berita POPULER

Superball.bolasport.com © 2017
About us
Help