Laga Timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2017 Bikin Malaysia Terkena Sanksi AFC

By Mochamad Hary Prasetya - Selasa, 31 Oktober 2017 | 15:13 WIB
Bek timnas U-22 Indonesia, I Putu Gede Juni Antara (kiri) bersama pemain skuat Garuda Muda lainnya menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum laga kontra Vietnam pada partai keempat Grup B SEA Games 2017 di Stadion MP Selayang, Selangor, 22 Agustus 2017. (FERI SETIAWAN/BOLASPORT.COM)

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) turut mendapatkan hukuman dari Konfederasi Sepak bola Asia (AFC).

Hukuman itu dikeluarkan AFC lantaran Malaysia dianggap tidak bisa menjadi tuan rumah SEA Games 2017 yang baik.

Hal itu dikarenakan laga timnas U-22 Indonesia melawan timnas U-22 Kamboja di Stadion Shah Alam, Selangor, 24 Agustus 2017.

(Baca Juga: AFC Resmi Jatuhkan Hukuman ke PSSI, Ini Sebabnya)

Dalam laman resminya, AFC menyebutkan Malaysia melanggar kode disiplin pasal 64 tentang organisasi dalam sebuah pertandingan.

Pihak Malaysia dianggap tidak bisa menahan suporter Indonesia yang melakukan pelemparan sekitar 50-60 botol minuman selepas laga melawan Kamboja.

"Federasi Sepak Bola Malaysia harus membayar denda 5 ribu dollar Amerika Serikat (sekitar Rp 70 juta) karena melanggar kode disipilin AFC. Denda tersebut harus dibayarkan dalam 30 hari ke depan setelah surat ini diumumkan," bunyi pernyataan AFC.

"AFC memberitahukan kepada FAM bahwa pelanggaran berulang terhadap ketentuan ini akan mendapatkan hukuman yang lebih berat," demikian pernyataan itu.

Sebelumnya, PSSI juga mendapatkan hukuman denda sebesar 16 ribu dollar atau sekitar Rp 224 juta akibat ulah suporternya yang melempari botol minuman selepas melawan timnas U-22 Kamboja.

PSSI harus membayarkan denda tersebut dalam 30 hari ke depan.