Manajer Legendaris Liverpool, Roy Evans: Sepak Bola Perempuan Tak Kalah dari Pria

By Verdi Hendrawan - Jumat, 9 Maret 2018 | 13:59 WIB
Mantan pelatih Liverpool, Roy Evans, berpose dengan syal BOLA seusai sesi latihan eksklusif dengan pemenang Standard Chartered Cup 2017 di lapangan latihan Akademi Liverpool di Kirkby, Inggris, Jumat (17/11/2017). (FIRZIE ADRIAN IDRIS/BOLASPORT.COM)

"Kalian adalah masa depan bangsa, termasuk di bidang sepak bola. Saya sangat berharap ada satu atau dua dari kalian yang ingin menjadi pesepak bola," ucap Evans.

"Sepak bola perempuan saat ini sudah jauh berkembang dan tak kalah dengan pria. Hal paling penting dalam bermain sepak bola adalah kerja sama tim," tuturnya.

Jika tidak menjadi pesepak bola, Evans tetap berharap semua orang bisa tetap berolahraga demi kebaikan dirinya sendiri.

"Kenapa kita harus tetap berolahraga? Semua ini adalah untuk kesekatan. Selain berolahraga, makanan juga harus dijaga," ujar Evans.

"Soalnya semua itu akan terasa jika kalian sudah berusia seperti saya. Meski sudah tidak muda lagi, saat ini saya merasa tujuh saya sangat fit," katanya.

Berbicara soal sepak bola perempuan, Indonesia sudah tertinggal jauh. Bahkan dari negara-negara tetangga seperti Thailand yang sudah berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia Sepak Bola Putri 2015 di Kanada.

Bahkan jelang Asian Games 2018, PSSI baru menunjuk Satia Bagja sebagai pelatih kepala tim nasional putri Indonesia pada pertengahan Februari 2018.

Skuat timnas putri Indonesia juga tengah dibentuk melalui seleksi yang dilakukan pada Senin (5/3/2018) di National Youth Training Centre PSSI Sawangan, Depok.