Daftar 5 Pemenang Ballon d'Or yang Dianggap Paling Tidak Layak

By Imadudin Adam - Sabtu, 23 Januari 2021 | 16:15 WIB
Anugerah Ballon d'Or 2019. (TWITTER.COM/FRANCEFOOTBALL)

Figo selama berkarier memang kerap membuat hal-hal mengejutkan misalnya saja saat menyeberang dari Barcelona ke Real Madrid.

Tapi ada satu hal lagi kontroversi yakni ketika Figo memenangi Ballon d'Or. Padahal pada saat itu ada nama Francesco Totti yang dianggap oleh Figo sendiri lebih berhak meraih tropi individual ini.

Matthias Sammer - 1996

Pelatih Bayern Muenchen, Pep Guardiola, menyapa Direktur Olahraga Bayern, Matthias sammer, sebelum l

Jerman dan Borussia Dortmund di tahun 1996 berjasa untuk digdayanya Matthias Sammer.

Dia adalah pemain yang luar biasa dan cukup solid sebagai seorang gelandang bertahan.

Baca Juga: Manchester United di Puncak Klasemen, Wayne Rooney Prediksi Juara Liga Inggris

Tapi sialnya, menangnya Sammer dalam penghargaan Ballon d'Or dianggap sesuatu yang berlebihan padahal saat itu ada Ronaldo Nazario yang tampil ciamik bersama Barcelona.

Michael Owen - 2001

TWITTER.COM/CLEANSHEET
Mantan penyerang Liverpool, Michael Owen

Owen menjadi orang Inggris terakhir yang memenangi penghargaan ini. Pada saat itu Owen mencetak 24 gol dari 46 laga ketika The Reds memenangi Piala FA, Piala Liga, Piala UEFA, dan menjadi bintang kualifikasi Piala Dunia 2002.

Pada saat itu Owen bersaing dengan Oliver Kahn dan juga Raul Gonzalez. Banyak yang beranggapan jika Raul lebih layak apalagi di tahun itu Raul sukses meraih tropi Liga Champions dan menjadi top skorer di turnamen itu.

 
 
 
View this post on Instagram

Pembaguan Grup Piala Eropa 2020, Grup F membara!!! #Euro2020 #PialaEropa #PialaEropa2020

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on