Begini Hubungan Bonek dan Pasoepati setelah Satu Nyawa Melayang

By Christina Kasih Nugrahaeni - Minggu, 15 April 2018 | 10:25 WIB
Sejumlah pendukung Persebaya, Bonek asal Solo berkumpul di RSUD dr Moewardo di Jebres, Kota Solo untuk menunggu rekan mereka yang jadi korban kekerasan pada Sabtu (14/4/2018) malam.
CHRISTINA KASIH NUGRAHAENI/BOLASPORT.COM
Sejumlah pendukung Persebaya, Bonek asal Solo berkumpul di RSUD dr Moewardo di Jebres, Kota Solo untuk menunggu rekan mereka yang jadi korban kekerasan pada Sabtu (14/4/2018) malam.

Terenggutnya satu nyawa dari rombongan suporter fanatik Persebaya Surabaya, Bonek, yang melakukan perjalanan secara estafet, tak membuat tegang hubungan dengan Pasoepati, suporter Persis Solo.

Bonek berinisial MP harus meregang nyawa saat kendaraan yang ditumpanginya melewati kawasan Banyuagung, Surakarta.

Bentrokan antara bonek dan oknum tak terhindarkan.

Kejadian yang terjadi di Solo, turut menjadi sorotan oleh Pasoepati sebagai suporter Persis yang bermarkas di Kota Bengawan.


Perang batu yang dilakukan oleh sekelompok pemudan dan Bonek di depan Pasar Kleco, Jumat (13/4/2018) sekitar pukul 23.45 WIB. ( Tribunsolo.com )

Kepada BolaSport.com, Cak Rijal, salah satu Bonek Surabaya, menuturkan telah meminta maaf kepada Pasoepati.

"Saya sudah ketemu dengan Mas Aulia (Presiden Pasoepati), dan kami saling meminta maaf atas kejadian ini," kata Cak Rijal kepada BolaSport.com.

Cak Rijal juga menyayangkan kejadian ini dan berharap tidak terjadi lagi.

(Baca Juga: 3 Kekalahan Beruntun Manchester City adalah Bukti Kesadisan Guardiola kepada Pemainnya)

Menurut informasi yang diperoleh BolaSport.com dari pihak kepolisian, bentrokan tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB saat petugas yang mengawal sudah bubar.



Editor : Aidina Fitra
Sumber : BolaSport.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X