Baca berita tanpa iklan. Gabung Bolasport.com+

Bek Persebaya yang Dilarikan ke Rumah Sakit Kondisinya Mulai Membaik

By Mochamad Hary Prasetya - Rabu, 11 Juli 2018 | 20:28 WIB
Mobil ambulans dan petugas medis menangani bek Andri Muladi yang mengalami salah jatuh saat timnya, Persebaya dijamu Bhayangkara FC pada laga pekan ke-15 Liga 1 2018 di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, 11 Juli 2018.
MOCHAMAD HARY PRASETYA/BOLASPORT.COM
Mobil ambulans dan petugas medis menangani bek Andri Muladi yang mengalami salah jatuh saat timnya, Persebaya dijamu Bhayangkara FC pada laga pekan ke-15 Liga 1 2018 di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, 11 Juli 2018.

 Manajer Persebaya Surabaya, Chairul Basalamah memberi keterangan mengenai kabar terakhir terkait salah satu keadaan pemain timnya, Andri Muladi.

Pilar bertahan Persebaya ini sempat pingsan saat pertandingan melawan Bhayangkara FC dalam laga ke-15 Liga 1 2018 di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2018).

Kata Chairul Basalamah, kondisi Andri Muladi saat ini sudah mulai membaik dan masih berada di Rumah Sakit Pertamina, Jakarta Selatan.

Pria yang akrab disapa Abud itu lebih kecewa dengan keputusan wasit asal Jawa Tengah, Adi Riyanto.

Menurut Abud, Adi Riyanto sempat menahan tim medis untuk datang memberikan pertolongan pertama kepada Andri yang sudah terbaring lemah di atas lapangan.

"Wasit tadi bilang harus menunggu 20 detik baru bisa ke lapangan, ya memang SOP-nya seperti itu, saya tahu," kata Abud saat ditemui BolaSport.com di Stadion PTIK, Rabu (11/7/2018).

(Baca juga: PSSI Sampaikan Pesan kepada Andres Iniesta Terkait Todd Rivaldo Ferre)

"Namun, ini kan atas dasar kemanusiaan," tuturnya dengan nada tinggi.

Andri harus dilarikan ke RS Pertamina dengan mobil ambulans setelah ia tidak sadar diri selepas berduel udara dengan penyerang Bhayangkara FC, Dendy Sulistyawan.

Pemain asal Aceh itu terjatuh dan posisi kepalanya langsung mengenai tanah.

Terlihat, Andri sempat pingsan tak berdaya sebelum dibawa melalui mobil ambulans.

Tim medis juga memberikan penyangga leher kepada Andri agar bisa terus bernafas

"Ya, Andri sudah sadar, tadi dokter tim sudah menemani di rumah sakit," kata Abud.

Lebih lanjut, Abud menambahkan bahwa ia juga cukup kebingungan dengan keputusan wasit yang harus menunggu 20 detik terlebih dahulu.

Ia tidak habis pikir apabila ada telat penanganan pertama dari tim medis yang harus menunggu waktu 20 detik.

"Saya melihat benar-benar ia terjatuh, kepalanya membentur tanah dan matanya sudah ke atas," ujar Chairul.

"Tadi saja, pelatih Bhayangkara FC (Simon Mc Menemy) sudah teriak-teriak lihat matanya. Simon juga marah-marah, silahkan Anda tanya ke dia," katanya.

Kondisi Andri saat ini terbaring lemah di RS Pertamina.

Abud bersyukur Andri sudah mulai sadar dan bisa berbicara.

"Semoga Andri segera sehat dan tidak terjadi apa-apa. Dokter bilang masih menunggu setengah jam, kalau enggak muntah, ya bukan gegar otak," kata Abud.


Editor : Aulli Reza Atmam
Sumber : BolaSport.com

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X