Kualitas Wasit Indonesia Jauh di Bawah Standar AFC? Kartu Merah Dianggap Pelanggaran Biasa

By Wibbiassiddi - Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:33 WIB
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares saat memimpin latihan tim
Instagaram/@psm_makassar
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares saat memimpin latihan tim

SUPERBALL.ID - Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, kembali mengkritik wasit di Indonesia, menurutnya jauh di bawah standar AFC.

Pelatih asal Portugal itu menyoroti pertandingan PSM Makassar atas Kedah FC di semifinal Piala AFC Zona ASEAN.

Saat itu, meski mendapatkan kemenangan, ada dua pemain PSM yang mendapatkan kartu merah.


Dua pemain itu adalah Yuran Fernandes di menit ke-62 dan Agung Mannan pada menit ke-90+8.

Baca Juga: Ditinggal Robert Alberts, Persib Bandung Raih Kemenangan Perdana di Liga 1

Pelatih berusia 42 tahun itu menganggap dua kartu kuning yang didapatkan oleh Yuran adalah akibat kebiasaan bermain di Liga 1.

Menurutnya, jika bermain di Liga 1, maka Yuran dan Agung tidak terkena kartu karena itu merupakan pelanggaran biasa.

"Kalau di Liga 1, dua pelanggaran kami itu adalah pelanggaran biasa yang tidak akan mendapat kartu kuning," ujar Bernanrdo Tavares dikutip SuperBall.id dari laman Kompas.com.

Karena itulah Bernardo Tavares meminta para pemainnya untuk mengubah kebiasaan.



Editor : Ragil Darmawan
Sumber : KOMPAS.com

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X