Martin Boyle melangkah maju sebagai eksekutor tendangan penalti untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Indonesia kian tertinggal dua menit kemudian ketika Nishan Velupillay membawa Australia unggul 2-0.
Gol dari Jackson Irvine pada menit ke-34 menambah penderitaan Skuad Garuda di babak pertama.
Australia menambah dua gol dari sepak pojok di babak kedua, masing-masing lewat sundulan Miller dan Irvine.
Di sisi lain, Indonesia tidak mampu berbuat banyak dan hanya mampu membalas satu gol lewat Ole Romeny.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Ungkap Biang Kerok Kekalahan Timnas Indonesia dari Australia
Seusai pertandingan, Irvine mengaku senang bisa mencetak dua gol untuk membawa timnya meraih kemenangan.
Meski begitu, gelandang FC St. Pauli itu mengakui timnya sempat ketar-ketir menghadapi tekanan Indonesia.
Bahkan, ia menilai tekanan dari Indonesia di awal laga adalah salah satu tekanan terberat yang pernah ia terima.
"Bisa dibilang itu salah satu tekanan terberat yang pernah saya terima dalam pertandingan kandang dalam waktu yang lama."
Editor | : | Ragil Darmawan |
Sumber | : | Socceroos.com.au |