SUPERBALL.ID - Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan bahwa stadion beratap akan digunakan di Piala Dunia 2026 yang dihelat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Hal ini menyusul meningkatnya kekhawatiran dari para pemain mengenai suhu ekstrem di musim panas tahun depan.
Cuaca panas ekstrem telah memengaruhi sejumlah pertandingan di Piala Dunia Klub 2025.
Kemenangan 3-0 Chelsea atas ES Tunis di fase grup terjadi saat para pemain dipaksa bertanding dalam suhu terik 39 derajat celcius.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Diprediksi Jadi Edisi Paling Merusak Iklim, Hasilkan 9 Juta Ton CO2
Sementara kode merah Darurat Kesehatan Panas diumumkan di kota tuan rumah Phildalephia.
Serikat pemain FIFPRO mengatakan bahwa tiga pertandingan turnamen seharusnya ditunda karena suhu yang terlalu tinggi.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, bahkan mengklaim mustahil untuk menyelenggarakan sesi latihan normal karena cuaca yang sangat panas.
Sementara Enzo Fernandez mengungkapkan ia merasa pusing saat bermain dalam kondisi yang sangat panas melawan Fluminense.
Badai petir yang hebat juga menyebabkan penundaan sejumlah pertandingan, terutama pertandingan Chelsea versus Benfica yang tertunda lebih dari dua jam di babak 16 besar.