Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sudarmadji mengatakan ada beberapa keputusan dari Handri Kristanto yang merugikan Arema FC di dalam pertandingan dan membuat Aremania memadati lapangan Stadion Kanjuruhan.
PSM Tak Diperkuat Pemain Andalan, Barito Putera Tak Mau Anggap Enteng https://t.co/D3vb6DfXhn
— SuperBall.id (@tribunSUPERBALL) 16 April 2018
Pelatih persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez, juga mengungkapkan hal yang sama, tetapi dalam konteks pertandingan.
Pelatih asal Argentina itu mengatakan Persib seharusnya bisa meraih kemenangan pada pertandingan tersebut, andaikan wasit bisa bekerja dengan benar.
Mario Gomez menilai beberapa kali Persib dirugikan oleh keputusan wasit, terutama pelanggaran bek Arema FC, Arthur Cunha, kepada Jonathan Bauman di area terlarang.
(Baca Juga: PSM Tak Diperkuat Pemain Andalan, Barito Putera Tak Mau Anggap Enteng)
"Saya pikir kami seharusnya mendapat penalti saat Bauman dijatuhkan."
"Mungkin pada pertandingan ini kami seharusnya menang 3-1."
"Namun, hasil akhirnya imbang," ucap Mario Gomez seperti dikutip SuperBall.id dan BolaSport.com dari situs resmi Persib.
Mario Gomez pun mengaku kecewa dengan gol penyeimbang dari Arema FC melalui Balsa Bozovic yang terjadi jelang akhir pertandingan.