Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Pada Juni ini, Persija Jakarta akan melakoni dua laga kandang berstatus tunda dengan melawan Persebaya Surabaya dan Persib Bandung.
Manajemen Persija memutuskan untuk memprioritaskan tamu-tamu undangan khusus yang bisa masuk menyaksikan dua pertandingan tersebut.
Keputusan itu diambil lantaran Persija memakai Stadion PTIK, Jakarta Selatan, untuk menjamu Persebaya dan Persib.
Sementara kapasitas Stadion PTIK maksimal hanya 1000 penonton dan tidak bisa menampung puluhan ribu The Jakmania.
Manajemen Persija akan memaksimalkan jumlah kapasitas tribune tersebut untuk dipenuhi para penonton.
(Baca juga: Barito Putera Siap Belanja Pemain di Putaran Kedua demi Gelar Juara)
Mereka memfokuskan terlebih dahulu kepada pihak sponsor Persija yang ingin datang secara langsung.
Untuk suporter, manajemen Persija sudah membahas dengan Pengurus Pusat The Jakmania bagaimana cara terbaik memberikan tiket tersebut.
Sempat ada pembicaraan bahwa hanya perwakilan setiap Kordinator Wilayah (Korwil) yang bisa masuk ke dalam Stadion PTIK.
"Setelah dihitung penonton disesuaikan dengan kapasitas stadion," kata Direktur Utama Persija, Gede Widiade, seperti BolaSport.com lansir dari laman Persija.
"Nantinya yang akan hadir hanya untuk undangan saja seperti pihak sponsor baik itu dari LIB maupun sponsor kami," kata Gede menambahkan.
Sementara itu, manajemen Persija juga sudah menyiapkan lima titik lokasi nonton bareng (Nobar) laga melawan Persebaya dan Persib untuk The Jakmania yang tidak bisa datang ke Stadion PTIK.
Kelima lokasi nobar itu ada di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat.
"Untuk Jakarta Timur ada GOR Ciracas dan Lapangan Pulomas, di Jakarta Selatan ada Lapangan Aldiron, di Jakarta Barat kami siapkan di Stadion Cendrawasih, dan Jakarta Pusat terpusatkan di sekitaran Monumen Nasional (Monas)," kata Gede.