Riset Buktikan Kualitas Passing Pesepak Bola Menurun Usai Terinfeksi Covid-19

By Dwi Aryo Prihadi - Rabu, 26 Januari 2022 | 18:53 WIB
Striker Paris Saint-Germain, Lionel Messi, beraksi dalam laga Liga Prancis kontra Lorient di Stade du Moustoir, Rabu (22/12/2021).
TWITTER.COM/SOFASCOREINT
Striker Paris Saint-Germain, Lionel Messi, beraksi dalam laga Liga Prancis kontra Lorient di Stade du Moustoir, Rabu (22/12/2021).

SUPERBALL.ID - Sebuah penelitian membuktikan bahwa kualitas passing pesepak bola mengalami penurunan usai terinfeksi virus Covid-19.

Ada beberapa kasus di mana efek Covid-19 membuat pemain tidak serta merta bisa langsung bermain setelah dites negatif.

Pemain Bayern Muenchen Joshua Kimmich, yang tidak divaksinasi, absen selama dua bulan karena masalah paru-paru.

Ada pula penyerang Juventus, Paulo Dybala, yang mengaku mengalami sesak napas setelah dinyatakan positif pada 2020.


 Baca Juga: Lionel Messi Catat Rekor Terburuk yang Seharusnya Tidak Dimiliki Penyerang Terbaik Dunia

Bahkan, pemenang Ballon d'Or tujuh kali, Lionel Messi, mengaku membutuhkan waktu pulih lebih lama setelah terinfeksi Covid-19 meski sudah negatif.

Ada juga kasus yang lebih serius seperti penjaga gawang Newcastle, Karl Darlow, yang menghabiskan tiga hari di rumah sakit.

Kemudian ada pemain sayap Montpellier, Junior Sambia, yang dirawat di rumah sakit dalam perawatan intensif.

Mungkin yang paling parah adalah Jean-Kevin Augustin dari Nantes yang belum bermain di tim utama sejak 2019 karena long Covid-19.



Editor : Imadudin Adam
Sumber : japantimes.co.jp

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X