Kylian Mbappe Tolak Real Madrid, Presiden Liga Spanyol Sebut Penghinaan

By Ragil Darmawan - Minggu, 22 Mei 2022 | 08:40 WIB
Penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe.
TWITTER.COM/DEADLINEDAYLIVE
Penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe.

SUPERBALL.ID - Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas, telah mencap Paris Saint-Germain (PSG) sebagai penghinaan terhadap sepak bola setelah pengumuman masa depan pemain bintangnya, Kylian Mbappe.

Sebelumnya, kontrak Mbappe akan berakhir bulan depan dan dia diisukan bakal pindah ke Real Madrid yang merupakan klub impian masa kecilnya.

Musim lalu, tawaran Real Madrid senilai 200 juta pound ditolak, tapi klub raksasa Spanyol itu terus melakukan kontak dengan Mbappe.

Real Madrid kemudian santer dikabarkan bakal mendapat tanda tangan Mbappe akhir musim ini setelah mereka mengundurkan diri dari perlombaan untuk mengontrak bintang Borussia Dortmund, Erling Haaland.


Seperti diketahui, Haaland belum lama ini telah memutuskan untuk hijrah ke Liga Inggris dan bergabung dengan Manchester City.

Baca Juga: Masa Depan Kylian Mbappe Sudah Terjawab, Real Madrid Kena PHP?

Menjelang berakhirnya masa kontrak Mbappe, Real Madrid ternyata mendapat sebuah pukulan besar.

Striker berusia 23 tahun itu resmi memperpanjang kontraknya di PSG dengan durasi tiga tahun atau bertahan hingga 2025.

Kegagalan Real Madrid untuk mendapatkan Mbappe dianggap sebagai penghinaan mengingat Liga Spanyol telah kehilangan daya tarik menyusul kepergian megabintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi tahun lalu.



Editor : Ragil Darmawan
Sumber : SuperBall.id

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X