SUPERBALL.ID - Level permainan Timnas Indonesia jelas berbeda dengan Thailand, terlihat dalam FIFA Matchday skuad Garuda berhasil mengalahkan Curacao.
Mengalahkan Curacao bukanlah perkara mudah, pasalnya tim asal CONCACAF itu berada di peringkat 84 FIFA.
Selain itu, Timnas Curacao memiliki banyak pemain yang bermain di level tertinggi Liga Eropa.
Bahkan ada tiga pemain yang bermain untuk Liga Belanda (Eredivisie).
Baca Juga: Di Balik Manjurnya Formula 3-4-3 ala Shin Tae-yong, Pemain Dituntut Punya Kemauan Kuat
Mereka adalah Kevin Felida dan Vurnon Anita yang bermain untuk RKC Waalwijk, serta Nathan Markelo yang bermain untuk Excelsior Rotterdam.
Nathan Markelo sudah bermain enam kali untuk klub Excelsior Rotterdam.
Vurnon Anita bisa dibilang sebagai pemain andalan Timnas Curacao.
Meski berposisi sebagai gelandang bertahan, tetapi perannya saat bermain di RKC Waalwijk cukup baik.
Pemain berusia 33 tahun itu sudah bermain sebanyak tujuh kali, mencetak 1 gol dan 2 asis.
Nama Juninho Bacuna, yang bermain untuk klub Birmingham City di Championship (Liga kasta kedua Inggris) tidak boleh dilupakan.
Pemain berusia 25 tahun itu sudah tampil untuk Birmingham City sebanyak 10 kali dan sudah menciptakan 3 asis.
Selain keempat pemain tersebut, masih banyak pemain lain yang berkarier di Eropa.
Pemain-pemain yang berpengalaman main di Eropa tersebut menjadikan Curacao adalah lawan berat untuk Timnas Indonesia.
Baca Juga: Laga Timnas Indonesia di GBLA Sepi Penonton, Ketum PSSI: Suporter Tidak Tahu Curacao
Tetapi pada pertandingan pertama, Timnas Indonesia bisa mengatasi Curacao.
Bahkan di luar dugaan Skuad Garuda berhasil menang dengan skor 3-2.
Permainan yang ditunjukkan oleh Timnas Indonesia jelas berbeda dengan Timnas Thailand.
Juara bertahan Piala AFF 2020 itu harus takluk dari Malaysia lewat drama adu penalti.
Selanjutnya, melawan Trinidad Tobago (wakil CONCACAF) Thailand hampir saja gagal menang.
Mereka menang tipis 2-1 dari Trinidad Tobago.
Meski sama-sama wakil CONCACAF, Trinidad Tobago dan Curacao jelas berbeda.
Jika dilihat para pemainnya, tidak ada pemain Trinidad Tobago yang bermain di level teratas Liga Eropa.
Sedangkan di Curacao ada empat pemain yang bermain di level teratas Liga Eropa.
Adapun Trinidad Tobago saat ini berada di peringkat 101 FIFA.
Baca Juga: Timnas Malaysia Kalah Lewat Drama Adu Penalti, Tajikistan Raih Juara Piala Raja 2022
Sedangkan Thailand saat ini berada di peringkat 114 FIFA.
Meski jarak peringkat kedua tim tidak terlampau jauh, Thailand ternyata masih kesulitan untuk melawan Timnas Trinidad Tobago.
Berbeda dengan Timnas Indonesia, meski peringkat skuad Garuda jauh di bawah Curacao, tetapi mereka bisa melawan Timnas Curacao.
Bahkan pada pertandingan pertama, Timnas Indonesia bisa mengimbangi gaya permainan dari pemain level tertinggi Liga Eropa itu.
Sedangkan jika dibandingkan dengan Timnas Malaysia, Timnas Indonesia masih lebih baik sisi permainannya di FIFA Matchday kali ini.
Malaysia melakukan FIFA Matchday dengan mengikuti Piala Raja 2022 bersama Thailand, Tajikistan dan Trinidad Tobago.
Dua pertemuan (melawan Thailand dan Tajikistan) Timnas Malaysia belum mendapatkan hasil terbaiknya.
Meski menang dari Thailand, tetapi kemenangan tersebut didapatkan dari drama adu penalti.
Sedangkan melawan Tajikistan, Malaysia kalah dengan drama adu penalti.
Permainan Malaysia yang berhasil menahan Tajikistan dan Thailand dalam 90 permainan memang cukup bagus.
Pasalnya secara peringkat FIFA, Malaysia (ranking 148 FIFA) jauh di bawah Thailand (114) dan Tajikistan (109).
Tetapi terlepas dari peringkat, Timnas Indonesia (155) berhasil mengalahkan Curacao (84) yang perbedaan peringkat hampir dua kali lipat.
Lihat postingan ini di Instagram
Editor | : | Ragil Darmawan |
Sumber | : | SuperBall.id |
Komentar