"Saat ini, saya tidak yakin mengapa kami kesulitan membawa bola lebih cepat kepada mereka, membawa bola ke posisi yang lebih terbuka kepada mereka, saya tidak yakin mengapa kami butuh waktu lama."
"Saya rasa kami kurang dalam pergerakan tanpa bola, terlalu banyak mengumpan dan kurang mampu menggiring bola, serta kurang agresif dalam mencetak gol," tambahnya.
Tuchel kemudian mengungkapkan alasan memainkan Foden dan Rashford sebagai starter melawan Albania.
"Mereka berlatih dengan sangat baik, mereka tampil menentukan dalam latihan," kata Tuchel, dikutip SuperBall.id dari Metro.co.uk.
Baca Juga: Dilibas Habis Australia, Timnas Indonesia Diminta Lupakan Tiket Otomatis ke Piala Dunia 2026
"Itu sebabnya saya juga berpikir mereka pantas, mereka sangat bagus dalam minggu-minggu terakhir bersama klub mereka."
"Kami akan terus mendorong mereka dan membuat struktur bagi mereka untuk menunjukkan potensi mereka," tambahnya.
Dalam wawancara terpisah dengan ITV, Tuchel mengaku berharap dampak lebih besar dari dua pemain di sisi sayap.
"Kami berharap dampak yang lebih besar di posisi ini, kami mencoba dengan Anthony Gordon dan Jarrod Bowen."
"Saya berharap dampaknya sedikit lebih besar, lebih banyak menggiring bola, lebih sedikit umpan dan pergerakan lebih agresif menuju kotak penalti."
Editor | : | Ragil Darmawan |
Sumber | : | Metro.co.uk |