Tidak Mau Disebut Terlalu Hebat, Khabib Ungkapkan Hal Memilukan ini

By Imadudin Adam - Kamis, 15 Oktober 2020 | 18:33 WIB
Khabib Nurmagomedov (berdiri) berhasil memenangkan pertarungan melawan Conor McGregor pada ajang UFC 229 di Las Vegas, Amerika Serikat, 6 Oktober 2018.
TWITTER.COM/UFC
Khabib Nurmagomedov (berdiri) berhasil memenangkan pertarungan melawan Conor McGregor pada ajang UFC 229 di Las Vegas, Amerika Serikat, 6 Oktober 2018.

SUPERBALL.ID - Tony Ferguson harus diakui menjadi petarung yang luar biasa sebelum akhirnya dihentikan Justin Gaethje di UFC 249 di bulan Mei.

Meski begitu, dia masih dianggap sebagai salah satu raja di kelas 155 pound dan masih diwaspadai lawan-lawannya.

Sayangnya jagoan di kelas itu, Khabib Nurmagomedov menganggap tidak mau disamai dengan Ferguson.

Baca Juga: Shin Tae-Yong: 4 Penyebab Mandulnya Timnas U-19 Mandul Lawan Makedonia Utara Jilid Kedua

"Tidak ada yang bisa sama saat ini. Tak seorangpun. Tidak ada Tony Ferguson, tidak ada Khabib. Tidak ada, "kata Nurmagomedov kepada Brett Okamoto dari ESPN.

Khabib melanjutkan bahwa kehebatannya juga bukan sesuatu yang abadi karena suatu hari, saat di mana dia kalah akan datang.

"Dan suatu hari, seseorang akan mengalahkanmu, atau sesuatu akan terjadi. Tuhan tidak memberi siapa pun kekuatan, reaksi, mental, yang abadi," tuturnya.

Abdulmanap Nurmagomedov (atas) dan Khabib Nurmagomedov (bawah) saat keduanya berlatih bersama.
TWITTER.COM/DANAWHITE
Abdulmanap Nurmagomedov (atas) dan Khabib Nurmagomedov (bawah) saat keduanya berlatih bersama.

"Suatu hari, kemampuan akan turun. Hari itu akan datang," lanjutnya.

Menurut Khabib, termasuk Tony kini hanya akan jadi petarung yang menjadi sasaran empuk petarung baru.



Editor : Imadudin Adam
Sumber : bloodyelbow.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X