Baca berita tanpa iklan. Gabung Bolasport.com+

Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Kompak Tersingkir dari Piala Asia U-20, Pelatih Thailand Akui Kalah Level, Indra Sjafri Minta Anak Asuhnya Berpikir

By Eko Isdiyanto - Selasa, 18 Februari 2025 | 17:10 WIB
Pelatih timnas U-20 Indonesia, Indra Sjafri (tengah).
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Pelatih timnas U-20 Indonesia, Indra Sjafri (tengah).

SUPERBALL.ID - Indra Sjafri dan pelatih Thailand angkat bicara setelah sama-sama tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 pasca melakoni dua pertandingan di babak penyisihan grup.

Senasib, itulah kata yang menggambarkan perjuangan Timnas U-20 Indonesia dan Thailand dalam Piala Asia U-20 2025 di Shenzhen, China.

Hanya dua pertandingan untuk memastikan perjuangan Indonesia dan Thailand terhenti, karena sama-sama menelan kekalahan beruntun.

Timnas U-20 Indonesia kalah dari Iran (0-3) dan Uzbekistan (1-3), sementara Thailand dari Jepang (0-3) dan Korea Selatan (1-4).

Para pelatih kedua tim pun bersuara menanggapi kekalahan kedua di babak penyisihan grup, sikap berbeda pun ditunjukkan keduanya.

Emerson Pereira selaku pelatih Timnas U-20 Thailand mengakui tim asuhannya kalah level dari lawan hingga berujung kekalahan.

Pelatih asal Brasil ini merasa anak asuhnya bermain baik di babak pertama, tetapi hilang fokus di babak kedua yang berujung fatal.

"Kami bermain baik di babak pertama," kata Emerson Pereira seperti dikutip Superball.id dari laman resmi AFC.

"Para pemain mencetak gol pertama dan kemudian kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol, tetapi pada akhirnya babak pertama berakhir imbang."

Baca Juga: Minimal Dapat Poin di Piala Asia U-20 2025, Jens Raven Bertekad Bawa Timnas U-20 Indonesia Sikat Yaman

"Di babak kedua, kami tampak kehabisan tenaga dan membuat 3 kesalahan, yang menyebabkan mereka mencetak 3 gol lagi."

Lebih lanjut, Emerson menyebut anak asuhnya banyak melakukan kesalahan di babak kedua, kehilangan fokus membuat kekuatan Thailand menurun.

Ia juga menyayangkan para pemain Thailand yang seharusnya fokus hingga akhir pertandingan, justru kehilangan fokus yang berujung fatal.

Emerson pun mengaku akan melakukan analisa mendalam untuk mempersiapkan tim di laga terakhir babak penyisihan grup melawan Suriah.

"Sulit untuk mengatakannya. Di babak kedua, kekuatan kami menurun," kata Emerson lagi.

"Kami kehilangan fokus dan membuat terlalu banyak kesalahan, mirip dengan 3 gol terakhir."

"Para pemain seharusnya fokus penuh selama 95 menit hingga wasit meniup peluit akhir."

"Kami perlu menganalisis pertandingan ini bersama-sama, meninjau dan memperbaiki kesalahan," pungkasnya.

Baca Juga: Piala Asia U-20 2025 - Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia, Wakil AFF Dihantui Rekor Buruk

Sementara itu, Indra Sjafri tak terlalu banyak mengomentari permainan anak asuhnya usai menelan kekalahan dari Uzbekistan.

Pelatih asal Sumatera Barat ini cenderung menyoroti Piala Asia U-20 sebagai turnamen yang penting untuk pemain usia muda.

Ia juga meminta anak asuhnya untuk berpikir lebih mendalam setelah menelan kekalahan kedua, sebelum tampil di pertandingan terakhir.

"Bagi pemain di usia ini, setiap pertandingan adalah pertandingan yang penting sehingga pertandingan terakhir ini akan tetap menjadi pertandingan yang penting bagi kami."

"Kesempatan ini harus kami manfaatkan untuk memberikan kesempatan bermain kepada para pemain dan tentunya kami tidak ingin mengakhirinya tanpa kemenangan."

"Kami berbicara dengan para pemain dan memberi mereka waktu 24 jam untuk mencerna kekalahan terakhir dan setelah itu, bersiap untuk pertandingan ini," kata Indra Sjafri.

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

Editor : Ragil Darmawan
Sumber : The-AFC.com, SuperBall.id

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X