Sementara itu, Komdis PSSI memberi sanksi berupa larangan bermain dalam lanjutan Liga 1 2024 sebanyak tiga kali untuk Beckham Putra.
Selain itu, Beckham juga didenda Rp 75 juta, situasi yang membuat Bojan Hodak meradang sampai menyebut PSSI tidak profesional.
"Lima hari kami melakukan segala persiapan dengan Beckham dan semalam sebelum laga, Komite Disiplin PSSI mengirimkan kabar bahwa Beckham terkena larangan bermain."
"Ini sangat sulit dipercaya. Kami berlatih sepanjang pekan dan satu malam sebelum pertandingan, mereka mengirim surat ini."
"Ini sangat buruk dan tidak profesional. Ini adalah liga profesional dan mereka tidak bisa melakukan hal itu."
"Apakah selebrasi itu provokasi? Mereka tidak tahu dengan apa yang mereka lakukan," kata Bojan Hodak seperti dikutip dari Tribun Jabar.
Lebih lanjut, Bojan Hodak merasa heran dengan Komdis PSSI karena di tahun sebelumnya hal yang sama dialami dua pemain Persib lainnya.
Yakni Nick Kuipers dan Alberto Rodriguez, Bojan Hodak menyebut bahwa saat itu Komdis PSSI mengaku salah dan tidak akan mengulanginya lagi.
Akan tetapi, kenyataan saat ini membuat Bojan Hodak terheran-heran dengan Komdis PSSI karena selebrasi membuahkan sanksi.
Editor | : | Ragil Darmawan |
Sumber | : | BolaSport.com, Jabar.tribunews.com, SuperBall.id |