Baca berita tanpa iklan. Gabung Bolasport.com+

Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Patrick Kluivert Jilat Ludah Sendiri Saat Pilih Starting XI Timnas Indonesia Lawan Australia

By Dwi Aryo Prihadi - Jumat, 21 Maret 2025 | 19:13 WIB
Pelatih kepala timnas Indonesia Patrick Kluivert bereaksi di pinggir lapangan selama pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Australia Vs timnas Indonesia di Stadion Allianz, Sydney, pada 20 Maret 2025.
SAEED KHAN/AFP
Pelatih kepala timnas Indonesia Patrick Kluivert bereaksi di pinggir lapangan selama pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Australia Vs timnas Indonesia di Stadion Allianz, Sydney, pada 20 Maret 2025.

SUPERBALL.ID - Timnas Indonesia menemui jalan terjal dalam perjalanan menuju impian tampil di Piala Dunia 2026 Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Hal ini menyusul kekalahan telak Indonesia dari Timnas Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Tak tanggung-tanggung, lima gol bersarang ke gawang Indonesia dalam laga lanjutan Grup C putaran ketiga itu.

Indonesia tertinggal 0-3 saat jeda lewat penalti Martin Boyle serta sepasang gol dari Nishan Velupillay dan Jackson Irvine.

Baca Juga: Reaksi FIFA Lihat Timnas Indonesia Dibantai Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Gol kedua Irvine dan satu gol dari Lewis Miller di babak kedua melengkapi pesta lima gol Socceroos.

Skuad Garuda hanya mampu membalas satu gol melalui aksi penyerang debutan, Ole Romeny.

Alhasil, 5-1 menjadi skor akhir pertandingan di Stadion Sepak Bola Sydney, Australia, Kamis (20/3/2025).

Terlepas dari hasil pertandingan, sejumlah keputusan pelatih Patrick Kluivert menjadi sorotan penggemar Indonesia.

Keputusan kontroversial pertama adalah keberanian bermain terbuka di kandang tim sekelas Australia.

Selain itu, pemilihan pemain di starting line-up Indonesia juga menuai kritik dari penggemar.

Keputusan yang paling membingungkan adalah menurunkan Nathan Tjoe-A-On sebagai starter.

Seperti diketahui, Nathan sudah berbulan-bulan tidak mendapat menit bermain di Swansea City.

Penampilan terakhir Nathan untuk klub asal Inggris tercatat pada Agustus 2024.

Setelah itu, Nathan sama sekali tidak mendapat menit bermain bersama Swansea City.

Baca Juga: Lebih Buruk dari Tim Juru Kunci, Peluang Timnas Indonesia Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026 Cuma 0,4 Persen

Pemain berusia 23 tahun itu juga kehilangan tempat di skuad utama dalam beberapa laga terakhir.

Ia bahkan harus terdegradasi ke skuad U-21 demi mendapatkan menit bermain di Swansea City.

Selain Nathan, Rafael Struick menjadi pemain lain yang jarang mendapat menit bermain bersama klubnya.

Sejak bergabung, Rafael baru mencatatkan 9 penampilan dari 21 pertandingan Brisbane Roar di Liga Australia.

Ia bahkan tidak bermain dalam tujuh laga terakhir, termasuk terdepak dari skuad pada dua dari tiga laga terakhir.

Keputusan Kluivert memainkan dua pemain tersebut tentu menimbulkan pertanyaan di kalangan penggemar.

Pasalnya, Kluivert sebelumnya mengisyaratkan tidak akan memilih pemain yang minim menit bermain di klub.

"Main di klub dan negara sangat beda, waktu persiapan singkat, level kebugaran pemain juga sangat berbeda."

"Ini semua jadi faktor pertimbangan, bukan hanya faktor talenta satu pemain."

"Jadi ada pertimbangan besar dalam membuat keputusan."

Baca Juga: Ranking Timnas Indonesia Merosot Tajam Usai Dipermak Australia, Terlempar dari Peringkat 130 Dunia

"Jika para pemain tidak punya menit di klub, maka kamu tidak bisa dapat kesempatan."

"Kami juga harus diskusikan situasi dengan pelatih fisik pemain di klub."

"Hal-hal semacam ini sangat penting. Tidak hanya mereka datang, lalu main," kata Patrick pada 12 Januari lalu.

Namun, Kluivert tampaknya menjilat ludah sendiri dengan memainkan Nathan dan Rafael di laga kontra Australia.

Marselino Ferdinan sejatinya menjadi pemain lain yang jarang mendapat menit bermain di klubnya.

Namun, kontribusi dua gol ke gawang Arab Saudi menjadi alasan kuat untuk tetap memainkan Marselino.

Hal ini berbeda dengan dua nama sebelumnya yang minim berkontribusi dalam beberapa laga terakhir Indonesia.

Kekalahan dari Australia membuat Indonesia turun ke posisi keempat klasemen Grup C dengan 6 poin.

Dua tim teratas dari masing-masing grup akan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Sedangkan tim peringkat ketiga dan keempat akan melanjutkan perjuangan ke babak berikutnya.

 

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

Editor : Ragil Darmawan
Sumber : SuperBall.id

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X