Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Direktur teknologi dan inovasi sepak bola FIFA Johannes Holzmuller menjelaskan: “Ketika bola dimainkan, perangkat lunak AI real-time dapat mengirim sinyal secara otomatis ke VAR.”
“Kami akan memiliki asisten VAR yang berkomitmen yang dapat memproses data offside dan membantu menentukan apakah pemain yang dianggap offside aktif dan mengganggu permainan, sehingga mereka dapat dengan cepat memvalidasi dan mengkonfirmasi keputusan.”
Baca Juga: Deretan 'Hukuman' yang Diterima Mason Greenwood Akibat Aniaya Pacar
Holzmuller menambahkan: “Kami sangat percaya bahwa akses ke sumber data baru ini dapat berdampak positif pada pertandingan dengan mengoptimalkan proses pengambilan keputusan dan meningkatkan objektivitas.”
“Namun, kami baru berada di awal perjalanan pengembangan ini dan kemungkinan kasus penggunaan perlu diuji secara menyeluruh untuk menilai kemampuan dengan maksud untuk implementasi akhirnya,” tambahnya.
Chelsea nantinya akan jadi klub Liga Inggris pertama yang akan merasakan teknologi ini saat bermain di semifinal pada Rabu (9/2/2022).
Tim asuhan Thomas Tuchel itu langsung lolos ke semifinal sebagai juara Liga Champions dan masih menunggu hasil pertandingan di babak sebelumnya untuk mengetahui siapa lawan mereka.
Baca Juga: Kedatangan Aubameyang ke Barcelona Hadirkan Rivalitas Baru dengan Real Madrid, Kenapa?
Lawan Chelsea nantinya adalah antara AS Pirae dari Tahiti, Al Jazira dari Abu Dhabi atau Al Hilal dari Arab Saudi.
Jika mereka memenangkan semifinal, Chelsea kemungkinan akan menghadapi juara Copa Libertadores dari Brasil, Palmeiras, di final pada 12 Februari 2022.