Persebaya Dapat Hal Positif dari Penundaan Laga Kontra Madura United

By Aulli Reza Atmam - Selasa, 23 April 2019 | 14:58 WIB
Kiper Abdul Rohim dalam sebuah sesi latihan Persebaya Surabaya.
SURABAYA.TRIBUNNEWS.COM/NDARUWIJAYANTO
Kiper Abdul Rohim dalam sebuah sesi latihan Persebaya Surabaya.

SUPERBALL.ID - Duel Persebaya Surabaya kontra Madura United pada babak 8 besar Piala Indonesia 2018 resmi ditunda.

Sejatinya, laga dengan sistem kandang dan tandang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 dan 30 April 2019, tapi batal karena faktor keamanan.

Pihak kepolisian tidak memberi izin karena sedang fokus untuk pengamanan penghitungan ulang suara Pemilu 2019.

Terkait hal itu, Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, menerima dengan besar hati penundaan laga Persebaya kontra Madura United.

Baca Juga : Miljan Radovic Kutip Liga Champions Saat Respons Catatan Buruk Persib di Segiri

"Kita ambil hikmahnya saja, dan terima karena mungkin situasinya masih belum kondusif," kata Djadjang Nurdjaman, Selasa (23/4/2019).

Selain itu, pelatih yang akrab disapa Djanur itu melihat ada sisi positif dari penundaan laga Persebaya vs Madura United, karena bisa menyiapkan tim agar lebih siap.

Mengingat ada enam pemainnya tidak bisa tampil pada leg pertama Persebaya vs Madura United, seperti Amido Balde yang masih di Portugal.

Lima sisanya, Manuchekhr Dzhalilov, Hansamu Yama, Oktafianus Fernando, Ruben Sanadi, dan Nelson Alom, masih dalam masa pemulihan cedera.

"Makanya kita ambil hikmahnya saja, karena banyak pemain kita tidak bisa tampil," ujar Djanur.



Editor : Aulli Reza Atmam
Sumber : jatim.tribunnews.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X