SUPERBALL.ID - Para pemain Villarreal mengaku termotivasi dengan komentar jumawa Julian Nagelsmann usai menyingkirkan Bayern Muenchen.
Villarreal sukses menyingkirkan Bayern Muenchen pada babak perempat final Liga Champions 2021-2022.
Pada laga leg pertama pekan lalu, Villarreal secara mengejutkan berhasil mengalahkan Bayern Muenchen 1-0.
Kemudian pada leg kedua di markas Bayern, skuad asuhan Unai Emery itu mampu menahan imbang De Bavarian.
Baca Juga: Hanya Mimpi yang Jamin Chelsea Lolos ke Semifinal Liga Champions
Bermain di Stadion Allianz Arena, Rabu (13/4/2022) dini hari WIB, kedua tim bermain imbang 1-1.
Robert Lewandowski membuka skor pada menit ke-52 sebelum Samuel Chukwueze menyamakan kedudukan di menit ke-88.
Dengan hasil tersebut, Villarreal menang dengan skor agregat 2-1 dan memastikan diri lolos ke babak semifinal.
Ini merupakan hasil yang cukup mengejutkan lantaran Bayern sejak awal dinilai sebagai salah satu penantang gelar.
Menurut gelandang Villarreal Dani Parejo, kemenangan atas Bayern merupakan respons timnya kepada pelatih Bayern, Julian Nagelsmann.
"Ketika undian keluar dan mereka akan bertemu Villarreal, pelatih mereka, yang saya tak tahu namanya, mengatakan dia ingin menuntaskan duel ini di leg pertama."
"Saya pikir dia tidak menghormati kami dan juga sepak bola pada umumnya."
"Saya pikir ketika Anda mengatakan sesuatu yang tak baik, kadang-kadang itu akan berbalik kepada Anda," ucap Parejo.
Baca Juga: Chelsea Diprediksi Tersingkir, Man City dan Liverpool ke Semifinal Liga Champions
Senada dengan Parejo, striker Villarreal Gerard Moreno juga menyebut komentar Nagelsmann menambah semangat tim.
Sebelumnya, Nagelsmann mengatakan bahwa Villarreal membuat kesalahan karena hanya unggul 1-0 di leg pertama.
Bukannya meruntuhkan mental, komentar jumawa mantan pelatih RB Leipzig itu justru memotivasi para pemain Villarreal.
"Pada leg pertama, kami membuat kesalahan karena tak berhasil menang besar, dan semua komentar terkait itu membuat kami termotivasi."
"Mereka yang membuat kesalahan dengan tidak menghabisi kami, dan kami mengambil keuntungan dari situ."
"Tim ini sudah melakukan hal luar biasa, kami pantas lolos," kata Moreno, dikutip SuperBall.id dari Mirror.
Di sisi lain, Nagelsmann mengaku timnya menguasai permainan tetapi gagal menembus pertahanan rapat Villarreal.
"Kami menguasai bola 68 persen tetapi mereka bertahan dengan delapan pemain di area penalti sehingga sulit ditembus," ucapnya.
Juru taktik berusia 34 tahun itu juga meminta maaf usai mengatakan hal-hal buruk tentang Villarreal.
"Saya minta maaf jika saya mengatakan sesuatu yang buruk tentang Villarreal. Saya tidak akan menyalahkan itu," lanjut Nagelsmann.
Baca Juga: Chelsea Hadapi Misi Sulit, Hanya Ada Dua Tim Inggris yang Bisa Comeback di Kandang Lawan
Lihat postingan ini di Instagram
Editor | : | Dwi Aryo Prihadi |
Sumber | : | Mirror.co.uk |
Komentar