Tak puas dengan satu gol, tim tuan rumah asuhan Hector Bidoglio menggandakan keunggulan pada menit ke-68.
Arribas yang bergerak di posisi sayap kanan melepaskan tembakan ke arah gawang.
Tendangan Arribas kemudian dibelokkan oleh Bojanic dan membuat bola tidak mampu dihalau oleh Hyeon-woo.
Saat laga tinggal menyisakan dua menit, JDT kembali mencetak gol untuk mengunci tiga poin di kandang sendiri.
Menerima umpan Afiq Fazail, Bergson da Silva melepaskan tembakan keras ke pojok kanan gawang.
Kemenangan ini membuat JDT melonjak ke posisi ketiga klasemen dengan tujuh poin hasil dua kali menang dan satu imbang.
Sejak tahun 2022, JDT berhasil empat kali mengalahkan klub asal Korea Selatan dan hanya kalah satu kali.
Di sisi lain, Kim Pan-gon harus menerima kenyataan tim asuhannya pulang tanpa poin dari Malaysia.
Ironisnya, Kim Pan-gon dipecundangi oleh mantan anak didiknya di Timnas Malaysia yakni Arif Aiman.
Kekalahan ini sekaligus membuat Ulsan memperpanjang rekor tanpa kemenangan dari empat laga di ACLE.
Editor | : | Dwi Aryo Prihadi |
Sumber | : | Bharian.com.my |
Komentar